Basket

Stapac Jakarta Bawa Pulang Piala Dari Bandung

Cara bermain yang agresif semenjak awal peluit wasit dibunyikan menjadi kunci utama bagi stapac Jakarta untuk menahan berbagai jenis serangan yang dikirim oleh Satria Muda dibawah pimpinan oleh Arki dan Dior. Ternyata koreksi yang seharusnya dijadikan Tim Satria Muda sebagai modal untuk memenangkan final kedua ini ternyata diluar ekspektasi.Dan hasilnya, Stapac keluar menjadi pemenang di babak final kedua ini dengan skor akhir 70 – 54

 

Strategi Andalan Stapac

Stapac yang merupakan anak-anak asuh dari coach Gibi ini terus berusaha untuk melakukan defensif man to man yang sangat ketat agar tim mereka tidak mendapat celah untuk berbagai macam serangan. Ketelitian dan kejelian sang pelatih dalam pembacaan situasi serta strategi lawan membuat tim ini terus bermain secara konsisten dalam 4 kuarter. Tempo yang mereka inginkan juga didapat dari rotasi pemain serta strategi yang baik selama permainan.

 

Dibalik konsistensi permainan Stapac, ternyata hal tersebut berbanding terbalik dengan tim togel online terpercaya lawan nya, Satria Muda. Tak jarang tim tersebut sering melakukan kesalahan, dan hasilnya mereka harus mengurangi turnover yang terjadi pada final pertama, namun hasilnya ternyata mereka tidak bisa memimpin jalannya pertandingan pada final kedua ini. hal ini memang dikarenakan dari pertahanan Stapac yang sangat ketat dan sulit untuk dibongkar. Dan hasilnya Satria Muda harus membuat 21 total Turn Over.

 

Perlawanan Menarik Dari Satria Muda

Meskipun tidak menjadi juara ternyata perlawanan yang diberikan Satria Muda sangat menggairahkan bagi penonton. hingga akhir Kuartal 3 tim tersebut mampu mengimbangi lawan pemainnya. mereka juga Sempat berpikir bahwa dapat merebut kemenangan atas final kedua ini. Namun ternyata ketika memasuki kuarter keempat, berbagai kesalahan timbul yang disebabkan oleh pemain-pemain dari Satria Muda itu sendiri. beberapa saat setelah pertandingan dimulai, yakni pada menit ke-7 konsistensi permainan yang mereka miliki semakin berkurang, alhasil mereka tertinggal 10 poin dari Stapac, perbedaan yang sangat berbahaya dalam permainan final.

 

Kemudian selama 3 menit terakhir ternyata menjadi Puncak ketertinggalan tim ini. Dengan skor 70 – 54 Stapac semakin memperbesar ketinggalan Satria Muda. Alih-alih fokus pada penyerangan ternyata justru membuat ini kecolongan oleh Stapac dan mampu meraih 4 poin tambahan.

 

Pemeran utama pada game 1 ternyata dalam pertandingan ini tidak dapat berkutik dan lebih banyak memainkan assist. seperti hardianus hanya mampu mencetak 17 angka dan widyanta dapat mencetak 11 angka pada game 1. sedangkan pada game kedua ini hardianus hanya mencetak 5 assist dan 5 poin sedangkan widy mencetak 4 assist dan 2 poin.

 

Sudah bermain cukup garang bagi Arki dan juga Dior lowhorn ternyata tetap tidak mampu membawa tim Satria Muda untuk memenangkan game kedua ini.Lain halnya dengan Starbuck yang memiliki 4 pemain pencetak double digit Point yaitu Kaleb dengan 11 poin dan juga Abraham dahar dengan 14 poin. kemudian ada Yancydengan 17 poin dan juga Savon Goodman dengan 20 poin serta 19 rebound.

 

Pada game kedua ini ternyata menjadi statistik yang membuat Satria Muda terlihat begitu Tertinggal dari Stapac. hal ini dilihat dari statistika permainan di sepanjang final kedua tersebut. apalagi stapac mampu bermain dengan sangat meyakinkan dan konsisten Dalam strategi yang digunakan

Kemenangan ini ternyata membuat beberapa pemain stapak meraih gelar individu, antara lain adalah peraih Sixth Man of The Year yaitu Abraham Damar,Kemudian ada most improved player yaitu widyanta, dan juga peraih MVP Kaleb Ramot Gemilang

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *