Film Movie

Rekomendasi Film Indonesia yang Raih Penghargaan: Tonton di Netflix

Sudah bosan di rumah saja karena adanya imbauan social dan physical distancing demi mencegah penyebaran lebih luas virus corona (COVID-19)? Mungkin salah satu cara supaya anda tak bosan adalah dengan berlangganan film di Netflix dan menonton film-film yang bagus di sana. Namun jangan salah, di Netflix tak Cuma film Western saja. Ada banyak film Indonesia yang bisa sekali anda tonton. Nah, tontonan film Indonesia yang bisa anda nikmati. Dijamin film-film yang disebutkan di bawah ini tak akan mengecewakan anda karena film-film ini sudah membawa pulang berbagai penghargaan. Apa saja, ya?

Pengabdi Setan

Karya Joko Anwar yang satu ini tak boleh dilewatkan. Film horror yang mana remake dari film dengan judul yang sama namun dengan alur cerita yang sedikit diubah pasalnyat tak akan membuat anda menyesal menontonnya. Film horror ini berhasil meraih banyak sekali penghargaan dalam maupun luar negeri! Menontonnya ulang pun tak bulu kuduk anda tak berdiri.

Pintu Terlarang

Kemudian ada film Pintu Terlarang yang sebenarnya sudah tayang dari tahun 2009. Film yang dibintangi oleh Fachri Albar dan Marsha Timoty ini berhasil menjadi pemenang Punchon International Fantastic Festival 2009 untuk ketagori Film Terbaik. Wah, keren! Film yang juga digarap oleh Joko Anwar ini bergenre thriller sehingga cukup membuat anda semua deg-deg an saat menontonnya.

Cek Toko Sebelah

Siapa yang tak kenal dengan Ernest Prakasa? Stand up comedian yang akhirnya berkarir menjadi sutradara ini membuat film Cek Toko Sebelah yang cocok bagi anda yang sangat suka drama komedi. CTS yang dirilis tahun 2017 ini menjadi salah satu film togel online terbaik Indonesia karena berhasil membawa banyak penghargaan, salah satunya adalah kategori Penulis Skenario Terbaik.

Modus Anomali

Film yang lagi lagi digarap oleh Joko Anwar ini mendapatkan penghargaan di ajang Bucheon Award dan di Network of Asian Fantastic Film pada tahun 2011. Film bergenre horror thriller ini diperankan oleh Rio Dewanto, Izzi Isman, Hannah Al Rashid, Aridh Tritama, Jose Gamo, Sadha Triyudha, Surya Saputra dan Marsha Timothy.

Sang Penari

Film Sang Penari adalah film lawas tahun 2011 yang menjadi salah satu film terbaik karena berhasil meraih banyak penghargaan. Film yang mana terinspirasi dari trilogy Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dini Hari dan Hentera Bianglala yang ditulis oleh Ahmad Tohari ini digarap oleh Ifa Isfansyah dan dibintangi dengan apik oleh Prisia Nasution.

Posesif

Kemudian ada film Posesif yang dibintangi oleh Adipati Dolken dan Putri Marino. Film yang berhasil memenangkan FFI 2017 untuk kategori Sutradara Terbaik, Pemeran Pendukung Pria Terbaik dan Pemeran Utama Wanita Terbaik ini menjadi drama romansa yang sayang untuk anda lewatkan sembari #dirumahaja.

Athirah

Film ini berhasil membawa pulang banyak penghargaan juga ketika penayangannya. Film biopic Indonesia yang mana diadaptasi oleh Athirah, novel yang merupakan semi-biografi ini bercerita tentang Hj. Athirah Kalla, ibunda mantan presiden RI, Jusuf Kalla.

Cahaya dari Timur: Beta Maluku

film ini adalah film yang digarap oleh Angga Dwimas Sasongko yanb berkolaborasi dengan Glenn Fredly. Film ini berhasil meraih penghargaan di Festival Film Indonesia 2014 untuk kategori Skenario Asli Terbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Film yang berkisah tentang sepak bola di Ambon ini dbintangi oleh Chicco Jerikho.