Sinopsis

Persahabatan Ibu-ibu di Mama-Mama Jagoan

Baru-baru ini layar kaca di Indonesia akan tayang film yang berbeda dari biasanya. Film ini mengajak nostalgia dengan menampilkan aktris-aktris di tahun ’70 hingga ‘80an. Film tersebut adalah Mama-mama Jagoan, yang mengisahkan persahabatan 3 orang mama untuk memecahkan misi mencari Monang anak dari Mirna. Film yang disutradarai oleh Sidi Salaeh bergenre kisah drama komedi.

Kisah Persahabatan Para Ibu

Tokoh Mirna diperankan oleh Niniek L Kariem, Widyawati memerankan salah seorang sahabat mirna yang bernama Dayu, sementara Ratna Riantiarno memerankan tokoh Hasnah sahabat lainnya dari Mirna. Aktor dan aktris lainnya ada Nadine Alexandra, david John Schaap. JRX, Lolox, Willem Bavers, Cok Simbara, Joshua Pendelaki, Nadira Octava, dan sebagainya.

Bali, Bandung, medan, tiga tempat ini menjadi begitu dekat dengan adanya persahabatan antara Myrna, Dayu, dan Hasnah sejak dari masa sekolah hingga usia senja. Ke tiga mama ini menimbulkan kehebohan ketika mirna ditinggal sang suami selama-lamanya. Myrna mengalami depresi setelah suaminya meninggal. Ia merasa terpukul dan tidak memiliki semangat hidup. Myrna mulai ada harapan hidup lagi ketika mendapatkan kartu pos dari anak lelakinya yang bernama Monang. Sebelumnya Monang mengalami pertikaian dengan suaminya dan memutuskan untuk pergi dari rumah.

Myrna dan dua orang sahabatnya yaitu, Dayu (Widyawati) dan Hasnah (Ratna Riantiarno) berencana untuk mencari monang yang telah lama pergi. Bermodalkan kartu pos tanpa tertera alamatnya mereka akhirnya akan mencari Monang di Bali. Setibanya di Bali, ternyata mencari Monang tidak semudah yang dipikirkan. Banyak komplikasi Bandar Poker Online kejadian selama pencarian, dari Hasnah yang takut naik pesawat, pertama kali mencoba bikini wax, sementara Dayu menemukan cinta lamanya kembali. Selain kejadian lucu juga terjadi pertikaian diantara persahabatan mereka.

Kisah ini mengirimkan pesan kuatnya persahabatan, meskipun seringkali terjadi pertikaian, mengalami perbedaan pandangan, berbeda bukanlah berarti tak bisa mempersatukannya. Perbedaan itu yang menjadi warna dalam persahabatan. Selain itu, film ini juga mengajarkan untuk menjaga persahabatan hingga usia senja, yang masih saling mengingat, dan saling bantu membantu satu sama lain.

Kesan Aktris di film Mama Mama Jagoan

Aktris Senior, Widyawati yang berperan sebagai Dayu yang berkarakter tomboi. Menurut penjelasan dari Widyawati karakter yang diperankan di film ini sangat berbeda di dunia aslinya. Kerap kali ia tampil sebagai wanita yang feminin. Meskipun dulu ia juga pernah membintangi dengan peran yang mempunyai karakter tomboi tapi masalah wardrobe tidak terlalu dipikirkan,  namun itu dulu waktu ia masih muda, sedangkan sekarang dengan kondisi yang berbeda dan mengikuti skenario yang telah ada.

Sebenarnya Widyawati terkejut saat diminta menjadi leading role. Film yang dikemas dengan menarik, akhirnya Widyawatipun setuju untuk memerankan Dayu di film ini. Selain karakter tomboi Dayu juga digambarkan sosok seorang pemberani. Menurut wanita berusia 68 tahun ini, ia ingin mencoba hal yang baru dengan keluar dari zona nyamannya. Meskipun itu keputusan yang tidak cukup mudah, Widywati berusaha sebaik mungkin peran yang akan dibawakannya itu. Ia bahkan akan menolak sebuah film jika ia tak mampu untuk memerankannya secara apik. Ia menjelaskan bahwa tidak ingin mengecewakan para penonton jika ia hanya mencoba-coba peran yang tak dikuasainnya.

Film komedi biasannya menampilkan aktor aktris muda baru yang berbakat, namun di film ini menampilkan aktris senior dan mengajak penonton untuk bernostalgia. Meskipun film ini komedi akan tetapi banyak pesan yang dapt dipetik dari cerita film Mama-Mama jagoan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *